Jakarta (KABARIN) - Ginjal memiliki peran vital dalam tubuh, mulai dari menyaring racun, membuang kelebihan garam dan mineral, hingga menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan zat kimia dalam tubuh. Karena fungsinya yang sangat penting, menjaga kesehatan ginjal menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Ahli patologi Dr. Shelly Mahajan, sebagaimana dikutip dari Hindustan Times, menekankan bahwa salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan ginjal adalah memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
“Salah satu metode paling mudah untuk memastikan ginjal tetap sehat adalah dengan mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup,” kata dia.
“Hidrasi yang cukup memungkinkan ginjal untuk menyaring racun secara efektif, sehingga menurunkan kemungkinan pembentukan batu ginjal,” ia menambahkan.
Ia juga mengingatkan kelompok masyarakat yang sering beraktivitas di luar ruangan, bepergian, atau melakukan pekerjaan berat agar lebih memperhatikan asupan cairan harian mereka.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa konsumsi minuman tinggi gula seperti minuman ringan atau minuman energi justru dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik.
“Diabetes dan hipertensi merupakan penyebab utama penyakit ginjal. Jadi, penting untuk mencegah dan mengendalikan kedua masalah itu guna menekan risiko gangguan ginjal,” ujarnya.
Selain menjaga pola minum, ia menyarankan masyarakat untuk rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi makanan olahan, mengurangi asupan garam, serta menjaga berat badan ideal.
Mahajan juga menyoroti bahaya penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan yang dapat mengganggu fungsi ginjal jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
“Obat-obatan tersebut dapat sangat membantu jika digunakan dengan benar, tetapi jika seseorang menggunakannya terlalu sering atau terlalu lama, hal itu dapat mulai mengganggu fungsi ginjal, terutama pada orang dewasa yang lebih tua atau pada orang yang sudah memiliki kondisi kesehatan tertentu,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan suplemen, obat herbal, maupun terapi alternatif juga perlu dilakukan dengan hati-hati dan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan rutin juga dinilai penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.
“Tes urine dan darah rutin dapat mendeteksi tanda-tanda awal cedera ginjal sebelum gejala apapun muncul,” kata dia.
“Tes pencitraan seperti USG, CT scan, atau MRI juga dapat membantu mengungkap masalah struktural yang tidak biasa jika diperlukan,” pungkasnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026